Tunduk Pada Otoritas Pemberian Allah

Renungan Harian / 4 September 2009

Kalangan Sendiri
Tunduk Pada Otoritas Pemberian Allah
Contasia Christie Official Writer
      1629

Roma 13:1-2

"Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya."

 

Paulus bertindak praktis dalam cara memakai kepercayaan dalam kehidupan kita sehari-hari dan menantang kita untuk tunduk pada otoritas yang diberikan Allah. Bagi anak, ini berarti orang tua; bagi orang dewasa, ini berarti para pemimpin dalam pemerintahan, tempat kerja, dan gereja.

Mengapa kita harus begitu tunduk? Karena para pemimpin ini adalah individu-individu paling pandai dan dapat diandalkan di bumi? Tidak. Allah hanya memberikan kepada kita suatu ujian otoritas.

Sebelum kita menjadi pemimpin yang berintegritas, kita harus belajar mengikuti pemimpin-pemimpin lain, tanpa mempedulikan perbedaan. Nyatanya, ujian karakter yang sukar muncul saat kita tidak sepaham dengan otoritas yang sah.

Saat Anda menolak untuk menuntut cara Anda sendiri dan sebaliknya tunduk kepada orang lain, hati Anda lurus. Itulah saatnya Allah dapat mempercayai Anda untuk memimpin orang lain.

 

Bagi seorang pemimpin sejati, penundukkan diri terhadap otoritas adalah ujian baginya sebelum memimpin di kemudian hari

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?